twitter

Senin, 27 Juni 2016

Ketekunan dalam Membangun Bisnis agar Sukses di usia Muda

waaaahh...
Apa kabar brader n' sister semuaaaa.
setelah kemarin kita membahas tentang perjuangan kawan gue dalam hal ibadah dengan judul pejuang subuh, maka kali ini gue mau ngebahas tentang dunia Bisnis yang akan mengantarkan kita kepada kesuksesaan di dunia. *berat ya pembahasannya*
oohh iya sebelumnya gue perkenalin dulu nih sahabat gue, Namanya Fahmi Nurahman dengan wajah tampan dan badan ateletisnya yang penuh dengan otot karna keseringan mengangkat beban keluarga. hahahaaa.. 

gue pernah coba ikut fitnes enggak jauh sama rumah gue, tapi buat gue pribadi alat-alatnya sulit untuk pertama di coba, belum lagi berat-berat banget sumpah. gue bingung kenapa kawan gue itu suka banget fitnes padahal alat-alatnya berat-berat gitu. 
ooohhhh atau mungkin aja... 
semua alat-alat fitnes enggak ada yang berat atau pun sulit buat doi, karna yang berat dan sulit itu adalah menikahi kekasihnya. wkwkwkwkwkww.. *kabur sebelum di lempar barbel*
lanjut..
Doi sudah memulai bisnis dari usia muda, yaa karna sekarang pun dia masih muda. ada banyak pengalaman yang mungkin akan ia ceritakan step by step di blog gue ini, karna jika semua ia tuangkan pasti akan sangat membosankan bacanya. justru itu kita akan sama-sama menunggu tulisan doi setiap minggunya.
eh ngomong-ngomong fotonya enggak jelas yaaaa? nih gue kasih yang sedikit jelasnya. maaf ya cuma sedikit, soalnya yang jelasnya lagi di pinjem sama kakek gue, buat godain nenek-nenek tetangganya, mau di kasih tau kalau itu foto waktu mudanya. yaaaaa maklumin aja yaaaa, lagi masa puber ke dua.
fahmi lagi jadi model di kedai denbei
karna gue udeh banyak omong, keburu kalian bosan dan ngelempar gue pake sendal suwalow, lebih baik kita langsung baca aja artikel doi.
oke cekidot.


Pada dasarnya setiap orang memiliki caranya masing-masing untuk meraih kesuksesan dalam hidupnya. Ada yang ia dapatkan dengan penuh tantangan dan kesulitan melalui beberapa bisnis yang ia jalankan, tapi ada pula yang bisa ia dapatkan dengan mudah dengan hanya bermodal  1 bisnis sederhana yang ia kerjakan.  Dan semua sangat bergantung pada karakter pemilik bisnis tersebut. 

Yang saya percayai adalah akan jauh lebih mudah ketika seseorang mengerjakan 1 bisnis terlebih dahulu, fokus mengerjakan bisnis tersebut hingga bisnis tersebut bias berjalan auto pilot (berjalan otomatis tanpa  perlu ia awasi), setelah itu baru boleh ia kerjakan peluang bisnis lainnya.
Bukan seperti kutu loncat, mudah tergiur melihat peluang usaha baru dan mudah tergoda melihat hasilnya yang lebih besar dan menjanjikan, padahal dilain sisi bisnis pertamanya masih trial (uji coba) dan sangat butuh perhatian ekstra untuk bertumbuh, yang imbasnya adalah ketika ia mudah terlena dengan usaha pertama terancam gagal dan usaha keduanya pun bisa hancur karena sibuk memilih usaha mana yang lebih prioritas.
So always remember this…
Semakin fokus kita terhadap satu tujuan, maka semakin cepat pula kita sampai ditempat yang ingin kita tuju.

Sebelum kita sharing lebih jauh lagi, izinkan saya memperkenalkan diri.
Nama saya Fahmi Nurahman, saya lahir pada tahun 1991 saya pun seorang entrepreneur muda dan marketer perusahaan jasa logistic dan property.
rasanya sangat senang sekali bisa diberikan kesempatan untuk berbagi ilmu dan share pengalaman saya pribadi, melalui akun blog milik sahabat saya Dede Al'Fatih. Semoga dengan adanya blog ini bisa memberi manfaat seluas-luasnya bagi penulis maupun pembaca.
Pada kesempatan kali ini saya ingin membahas mengenai satu sikap yang sangat perlu kita miliki dalam membangun bisnis, yaitu “ketekunan”.
Jadi Tema yang ingin saya bagikan pada kali ini adalah tentang “Arti dari Ketekunan”.



Hanya Fokus pada satu Tujuan!

Muhammad AliMichael Jordan, Oprah Winfrey atau Warren Buffet, mereka semua memiliki persamaan. apa persamaannya?
walau Mereka memiliki profesi yang berbeda-beda, latar belakang, usia dan jenis kelamin yang berbeda. Namun mereka memiliki satu persamaan, yaitu hanya “fokus” pada 1 profesi pilihan. bisa dibayangkan jika Muhammad Ali ingin menjadi pemain basket, Michael Jordan ingin mencoba menjadi seorang Presenter/host Televisi, dan Warren Buffett ingin beralih profesi sebagai pemain NBA Professional. mungkin Nama mereka tidak akan Sukses seperti hari ini.
Sama halnya ketika kita ingin membakar sebuah kertas dengan menggunakan kaca pembesar, kertas tersebut tidak akan terbakar jika kita terus mengubah sudut pencahayaan sinar matahari.
tetapi jika membidik titik yang sama pada kertas, maka perlahan kertas tersebut akan terbakar.

Begitupun dengan kita, kita tidak bisa menginginkan semua hal dalam satu waktu, setidaknya kita kerjakan dulu satu hal, sampai betul-betul berhasil baru mengerjakan bidang yang lain.
Karena pada dasarnya jika kita ingin mendapatkan segalanya, pada akhirnya kita tidak akan mendapat apa-apa. “if you want to get everything, finally you get nothing”



Harus lebih Teliti dan Berhati-hati

Ada nasihat bijak mengatakan seperti ini, “Jangan taruh semua telur anda didalam satu keranjang”.
atau jangan taruh semua investasi anda dalam satu bidang bisnis saja.
Bagaimana pendapat anda? 
Menurut saya nasihat tersebut sangat bagus, tetapi sepenuhnya saya tidak terlalu setuju dengan nasihat tersebut, Karna saya lebih setuju dengan Nasihat Warren Buffet.
Kenapa ?
Warren Buffet, salah satu orang terkaya di dunia menyarankan “Taruh semua telur yang anda miliki dalam satu keranjang”. Mungkin menurut anda “kalau kita menaruh telur dibanyak keranjang, kita bisa antisipasi, jika satu keranjang pecah toh masih ada telur dikeranjang lain”. Namun berbeda dengan argumen dari warren buffet “Dengan menaruh telur didalam satu keranjang, kita bisa menjaga telur tersebut dengan hati-hati supaya tidak ada satu telur pun yang pecah”.
Dia menjadi orang yang sangat kaya dengan menaruh telurnya dalam satu keranjang, Warren Buffet hanya bermain saham. Saham-saham yang ia beli pun hanya saham-saham konvensional seperti Gillete dan Coca-cola. Ia hanya focus dengan membeli saham yang memiliki fundamental yang kuat. Ia tidak tertarik dengan membeli perusahaan yang berbasis teknologi atau perusahaan dot.com lainnya,
karena menurutnya perusahaan tersebut merupakan usaha musiman, berbeda dengan Coca-cola dan Gillete. 
Begitulah warren buffet, Ia sangat fokus dengan cara dan idealisme nya.

Lalu jika anda berpikir, apakah tidak boleh memiliki banyak bisnis ? diluar sana juga banyak orang yang memiliki banyak bisnis dan berhasil. Bagi saya tidak masalah anda memiliki banyak bisnis dibidang apapun, tapi sebelum mulai bisnis baru anda, pastikan bisnis yang sedang anda jalankan sudah berjalan dengan baik, memiliki system, dan dapat ditinggal seperti saran saya diatas. Setelah itu baru bisa anda memulai bisnis baru anda.

Pada awal memulai bisnis pertama saya ketika berumur  19 tahun, saya mengambil apapun kesempatan yang ada bisa saya ambil didepan mata, saya akan kejar peluang tersebut jika menurut saya bisnis tersebut menguntungkan.

Saya sangat berambisi dan kurang berhati-hati pada saat itu, Karena pada dasarnya saya senang melakukan hal-hal baru. Ketika itu kurang lebih ada 5 bisnis baru yang telah saya jalankan, mulai dari produk obat-obatan, supplier material bangunan, bahan bakar industri, kuliner, dan bisnis konvensional lainnya.
lalu apa hasilnya ?
Alhamdulillah selama 1 tahun pertama saya mengerjakan kelima bisnis tersebut, 3 dari bisnis tersebut tutup dengan sempurna. 
Hingga papa saya menasihati, “Pemimpin yang bijak harus lebih berhati-hati dan teliti dalam mengambil setiap keputusan, akan banyak peluang datang menghampiri kamu kedepannya, semuanya terlihat menggiurkan, tetapi ingat tidak semua hal bisa kamu kerjakan".

Saya beri contoh lainnya, anggaplah sekarang kita sedang berada disebuah mall dan diparkiran tersebut masih terdapat banyak lahan parkIr tersedia. Karena banyak spot yang kosong, membuat kita lebih lama berpikir dan memutuskan untuk parkir dimana, lalu berputar-putar diarea tersebut sebelum memutuskan untuk memarkirkan kendaraan di spot yang kita inginkan.  Berbeda halnya ketika dilokasi area parkir tersebut, hanya ada satu tempat kosong. Maka tanpa perlu berpikir lagi kita akan langsung mengambil tempat tersebut.
Bisnis juga sama seperti itu, semakin banyak pilihan, semakin banyak bisnis berjalan dalam waktu yang bersamaan. Membuat pikiran bingung, bingung mana yang mau dikerjakan terlebih dahulu dan akhirnya malah membutuhkan waktu yang lebih lama untuk sukses dibandingkan jika kita focus mengerjakan 1 bisnis terlebih dahulu.



Besarkan Bisnis dan buatlah ia Berjalan Sendiri

Johnny Andrean misalnya, pada awalnya ia berbisnis ia hanya fokus dalam satu bidang yaitu tata rias atau salon.
setelah salon-salon yang dimilikinya sukses, memiliki system dan bisa berjalan auto pilot.
barulah ia mulai melirik bidang lain. Barulah Kemudian ia membawa bread talk masuk ke pasar Indonesia, brand bakery franchise dari singapura yang mengusung sistem open kitchen ( dapur terbuka) sehingga pengunjung bisa melihat secara lagsung bagaimana proses pembuatan rotinya, mulai dari pengolahan bahan adonan hingga ditata diatas display
Karena Konsep tersebut relatif baru pada saat itu, bread talk pun booming di indonesia.
tidak berhenti sampai di bread talk, setelah bread talk sukses maka dibuatlah J.co sebuah resep mengusung konsep yang sama namun dibuat menyesuaikan lidah orang Indonesia, dan akhirnya J.co pun dapat diterima diindonesia. bahkan cabangnya sudah ada di Malaysia dan singapura.

Dari kisah tersebut kita belajar, mengurus Bisnis sama seperti ketika kita sedang mengasuh anak, ketika cara asuh kita terhadap anak (bisnis) tersebut salah, dengan tidak diberi asupan dan perhatian  secara teratur, Maka perkembangan anak (bisnis) tersebut tidak optimal, dan cepat atau lambat bisnis tersebut akan kolaps / tidak menghasilkan sama sekali. Tetapi sebaliknya jika kita mengelola nya dengan baik dan penuh ketekunan, maka usaha tersebut akan tumbuh dengan sangat optimal.
tidak ada larangan untuk bermain di banyak bisnis sekalipun,  bahkan bisnis yang tidak saling berhubungan. Tapi pastikan dengan adanya bisnis yang baru, jangan sampai menghambat laju pertumbuhan bisnis yang telah kita mulai terlebih dahulu. Jika tidak, anda mungkin malah akan menghancurkan bisnis yang anda telah bangun dengan susah payah.


------------------------------------------------------



it’s me,

being me sharing what i think to all of you



Fahmi nurahman

Follow me on twitter : @fahminurahman
Facebook Fahmi Nurahman
Instagram : @fahminurahman_


wah asek kan pembahasannya, sukses di usia muda! siapa sie yang enggak mau?! kita-kita pasti menginginkan sukses di usia muda. tapi semua emang enggak semudah yang di pikir, karna akan selalu ada tantangan ujian cobaan tangisan dan bahkan suka ada penghianatan di dalam perjalanan menuju sukses itu.
buat loe loe yang sedang atau akan menempuh perjalanan menuju sukses muda ini, kuncinya simple "jangan tua" udah itu aja, karna kalau loe tua udeh gak bisa lagi di sebut sukses muda.
wel wel wel.. doi juga enggak akan jauh beda sama sahabat gue sebelumnya Ahmad Sukri Bashari, doi pun akan menulis sebuah buku, tapi bukunya apa?? gue pun belum tau saudara-saudara, mari sama-sama kita tunggu saja kapan buku suci itu akan terbit seperti sinar mentari pagi yang akan memberi pencerahan pada dunia. Hahahahahahaa..

Minggu, 19 Juni 2016

Pejuang Subuh

Hai brader n sister keramas.
Gue punya sahabat Bernama Ahmad Syukri Bashari. panggilannya Kiki, orangnya bisa di bilang tampan di banding penghuni Ragunan. *ini serius loh*
doi baik hati sekali, bahkan bisa di katagorikan kalem, dia suka sekali dengan anak kecil, apa lagi anak kecil yang ngegemesin. terakhir gue tahu anak kecil yang ngegemesin itu di jadiin sup tomyam. kelebihan kiki yang lainya dia tidak pernah sombong, bahkan di bilang tampan doi gak pernah risih. tapi bukan gue yang bilang. sumpah!!
sebelum loe baca gue mau kasih tahu orangnya dulu.
ini penampakan Kiki.
Oh iya tanpa panjang lebar mari kita baca pengalaman beliu hingga bisa menjadi seorang Pejuang Subuh yang tentunya tidaklah Mudah. 
oke cekidot.

Sholat subuh dimasjid? Wiih, kepikiran Aja enggak pernah.
Mungkin saya seperti kebanyakan  anak muda Lainnya yang hidup dikota metropolitan, hedonis, boro-boro mikir akhirat, sholat Aja diakhir waktu, apalagi subuhnya, bisa dibilang itu sholat duha bukan subuh. *tepok jidat*

7 tahun yang lalu sekitar tahun 2009, inilah Titik balik dimana perubahan ini mulai kearah yang Lebih baik. Bisnis ambruk Dan perusahaan tempat saya bekerja bangkrut. I've nothing left. Disinilah mulai berpikir Dan introspeksi, Hati ini merasa hampa, Ada sebuah kokosongan yang tidak dapat dijelaskan.

pada akhirnya saya membaca satu buku yang membuat saya tersadar betapa diri ini Jauh dari Allah. Yaitu bukunya ustdz Yusuf Mansur, "keluar Dari kemelut hidup". air mata yang keluar ketika membaca buku ini. Setelah itu saya berazam untuk mulai memperbaiki sholat Dan mengerjakan yang sunah seperti yang disarankan ustad Yusuf Mansur.

Ada satu ayat yang saya pegang, Allah berfirman di dalam Hadis Qudsi "..jika seorang Hamba datang kepada-Ku sejengkal maka Aku akan mendatanginya sehasta, jika mereka mendatanginya-Ku dengan berjalan maka Aku Akan mendatanginya dengan berlari". Saya berdoa "Ya Robb' saksikanlah bahwa Hamba Akan mendatangi-Mu dengan berlari!" 


Well, it's not easy like it seem. Pertama Kali belajar tahajud saya menyetel semua alarm yang ada dan saya khusus membeli weker yang dari besi yang suaranya keras sekali. Dan yak, enggak mempan. Pertama-tama bangun tapi lama-lama tangan secara otomatis mematikan semua alarm itu. Saya mencoba untuk menaruh alaram itu Jauh dari jangkauan agar setidaknya saya bangun dulu untuk mematikannya. Dan yak, gagal, tetep enggak kebangun. Saya sempat suudzon kepada Allah, apakah Allah tidak berkenan dengan niatan saya untuk berubah karna banyaknya dosa?

Akhirnya malam harinya sblm tidur saya sholat 2 rakaat Dan berdoa agar bisa bangun malam. Alhamdulillah kebangun. Selain itu untuk memudahkan bangun malam mintalah bantuan orang lain utk membangunkan. Trust me it works, sampai pada akhirnya kita bisa terbangun sebelum weker berbunyi.

Alhamdulillah pada akhirnya saya bisa rutin bangun malam untuk sholat tahajud, tetapi saya jadi sering telat subuhnya karna ketiduran setelah tahajud. Seiiring berjalannya waktu, banyaknya majelis ilmu yang saya datangi dan buku-buku yang dibaca. Ada satu hal yang baru saya ketahui dan ini point yang orang lain juga harus ketahui. Bagaimana mungkin pahala sunah mengalahkan pahala wajib, yaitu bagaimana mungkin pahala sholat tahajud mampu mengalahkan pahala sholat tepat waktu dimasjid (khususnya subuh). Karena saya baru mengetahui bahwa pahala sholat subuh dimasjid itu seperti pahala mengerjakan sholat malam (tahajud) semalam suntuk! Dan yang terjadi, saya malah mengorbankan pahala sholat subuh yang besar itu hanya untuk tahajud yg paling banyak saya kerjain cuma 4 rakaat *tepokJidat. Well, sekarang saya lebih fokusin di sholat subuhnya. Dan biar tetep dapet tahajudnya (soalnya salah satu fadhilah tahajud itu bisa bikin kita ganteng lho ;)), saya bangun mendekati waktu subuh, toh waktu tahajud kan sampe adzan subuh berkumandangkan? Jadi, tahajud dapet, subuh dimasjid pun dapet. (jangan lupa sholat fajarnya ya ;))

Masalah yg paling sulit ternyata bukan pada bangun malamnya, tetapi menjaganya yang sangat sulit. Semua orang bisa tahajud, semua orang bisa puasa senin kamis (doakan saya bisa istiqomah daud sekarang ya) semua orang bisa pol-polan ibadahnya, tetapi tidak semua orang mampu istiqomah. Dan seperti inilah yang terjadi, perjuangan untuk dapat istiqomahlah yang sulit. Kondisi iman itu naik turun, tidak dapat dipungkiri. Salah satu cara untuk menjaga tingkat keimanan kita adalah dengan memperbanyak teman-teman yang sholeh dan menghadiri majelis-majelis ilmu.

Tetapi Allah sesungguhnya Maha Melihat, hidayah tidak datang begtu saja, tetapi HARUS dicari. Sampai pada akhirnya say abertemu dengan bulan Romadhon. Sungguh sangat membantu. Bangun sahur sholat tahajud dulu, setelah sahur lanjut subuh kemasjid. Alhamdulillah 5 waktu enggak Ada yang terlewat, semuanya dapat sholat dimasjid, sampai saya meminta kepada papa agar mudiknya setelah sholat ied dengan harapan dapat genap sholat 5 waktu dimasjid sebulan penuh. Ibadah yang daapt dilakukan saya lakukan, qobliyah badiyah, duha, sedekah, witir, membaca Quran, menghadiri majelis ilmu, dan lain-lain.

Puncaknya adalah pada Saat Malam ke 27, sehabis tahajud sekitar jam 2, saya istirahat sejenak nonton televisi, waktu itu Ada film action, tiba-tiba semua dosa lama berkelebatan, saya tidak dapat melukiskannya, semua rasa jadi satu, takut, rindu dan cinta. Posisi masih dalam keadaan menatap televisi tetapi air Mata mengalir dengan derasnya, seumur hidup belum pernah saya menangis kejer sekejernya. Televisi saya matikan saya lanjutkan berdoa, saya curahkan dan tumpahkan semuanya, saya tunduk, takluk dan ikhlas.

Allah lah yang memberikan kemudahan. Alhamdulillah semua ibadah itu terus berlanjut setelah Romadhon berakhir. Apakah setelah ibadah itu saya langsug mendapatkan pekerjaan? Hehe tidak, proses menganggur masih berlanjut. Karena jujur saja pada awal saya sholat biar cepet dapet kerja lagi. Apakah saya merasa sia-sia? Tidak. apakah karena saya selalu gagal dalam setiap tes pekerjaan menjadikan saya berhenti ibadahnya? Tidak. Innasholati wanusukii wamahyaaya wamamaati lillahirobbil'alamin, saksikanlah Ya Robb' sesungguhnya sholatku, hidup dan matiku hanyalah untuk Tuhan pencipta alam ini. hidayah yang Allah berikan berupa kenikmatan iman sungguh sangat besar, saya baru sadar kenapa para khotib selalu bilang nikmat imanlah yang paling besar. Kenapa bukan rejeki, kesehatan atau umur yg panjang? Karena sesungguhnya Tanpa iman, rejeki, kesehatan dan umur yang panjang tidaklah berarti, try it! Iman itu manis.

Ada banyak perubahan besar yang terjadi pada diri ini. Yang paling mencolok adalah saya menjadi sangat cengeng! Saya agak kuatir awalnya, masa liat rombong haji yang baru pulang Aja nangis Dan itu ditengah jalan, untung make helm hehe. Denger ceramah nangis, enggak bisa Bantu orang nangis, enggak bisa motong kambing buat qurban nangis, kalau imam bacaannya bagus juga bisa nangis. Ternyata kata ustdz Arifin Ilham itu tanda lembutnya Hati dan diterimanya ibadah kita (Aamiin). Khawatirlah kalian apabila disebut Nama Allah tetapi Hati ini tidak Bergetar. Perubahan besarpun juga terjadi pada diri ini, ucapan, pandangan, dan tindak tanduk ini jadi terkontrol, karna yang saya rasakan Allah setiap saat melihat. Timbul rasa cinta dan rindu yg luar biasa. Ehm... Susah ngejelasinnya, diri ini terkadang cemburu jika melihat ada orang lain yang ibadahnya lebih baik atau sedekahnya lebih banyak.

Tanpa saya sadari, keistiqomahan yang saya coba untuk jaga ternyata cara dakwah yang baik. Kok bisa? Coba aja deh jangan banyak tanya. Jangan pernah takut riya dalam beribadah, ini masalah kita dengan Allah secara langsung, niatkan dalam hati apa-apa yang kita kerjakan adalah karena Allah. saat ini yang maksiat aja udah berani terang-terangan masa yang berbuat baik harus sembunyi-sembunyi?! Salah! Tapi yang paling penting jangan pernah memaksa seseorang untuk ibadah, jadilah Pribadi muslim yang baik. Akmalul mukminiina ihsaana ahsanuhum khuluqon, seorang mukmin yang paling baik imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Jadi, mukmin yang baik itu bukan yang paling banyak jumlah rakaat duhanya, paling sering shaumnya, dan lain-lain. tapi mukmin yang paling baik adalah yang santun budi pekertinya. Lihatlah Rosulullah SAW, betapa santun dan mulianya akhlak beliau.

Ada satu fenomena yang amat sangat menyedihkan, kenapa Jemaah subuh itu isinya cuma aki-aki! Dimana para pemudanya?! Alhamdulillah akhirnya saya menemukan account @PejuangSubuh, subhanallah disini saya tidak merasa sendiri, ternyata banyak sekali para Pejuang Subuh yang bertebaran Dan semakin bertambah setiap harinya. Tinggal tunggu kebangkitan Islam ! Allahuakbar!!

Teruslah mencari ilmu, Dan istiqomah. Sesungguhnya Allah tidak pernah meninggalkan kita, tetapi kitalah yang meninggalkan-Nya.

Alhamdulillah sekarang saya sudah bekerja, dan tempat kerja saya benar-benar seperti apa yang saya minta, dekat rumah, gaji okelah, dan yg paling penting dekat dengan masjid, jadi shalat 5 waktu terjaga. Saat ini juga sedang merintis bisnis, yaah memang belum kliatan hasilnya, tapi setidaknya dari bisnis itu saya bisa membantu seorang janda berikut 5 orang anaknya yang yatim. Saya punya impian kelak memiliki banyak panti asuhan dan pesantren tahfidz! Aamiin. Kalo mau tahu kelanjutan cerita ini, tunggu buku saya terbit dan doakan saya Sukses ya, karna itu buku baru sampe Bab "Bankrut" 


Best regards
Ahmad sukri B (kiky)
Follow me @KukuKakiKiky



gimana bagus kan?? pastilah.

gue aja udah gak sabar pengen baca bukunya. 
tapi gue gak mau beli, minta aja :p *licik*
oh iya dia sekarang udah nikah loh, bahkan udeh punya seorang Putra. enggak kalah tampan sama gue. *oke iya gue boong*
nih gue kasih liat foto Keluarga kecilnya. biar enggak penasaran.
Permaisuri dan Pangerannya
Cantik dan Tampan kan?! waaahhh tapi nih ya men, loe jangan lihat istri cantik dan anak tampannya dia sekarang. karna akan slalu ada perjuangan untuk mendapatkan itu semua. ada perjuangan mencari jodoh, ada jantung yang slalu deg-degkan, ada kisah putus asa hingga pasrah, ada juga kisah tidur di emperan masjid, bahkan ada kisah enggak punya cukup uang untuk Nikah. hahahahahaaa.. pokonya seru deh perjalanan Kiki Sang Pejuang Subuh ini, mungkin sebagian akan gue bagi di blog ini, tapi kayanya enggak etis kalau gue yang menceritakan itu semua di sini. mari kita sama-sama menunggu dan mendoakan agar buku beliau segera terbit. Aamiin!  

oh iya ngomong-ngomong soal jodoh gue juga udah punya jodoh loh. sumpah! kalau bohong! di suruh makan pizza dua loyang gue siap deh!
nih gue kasih liah fotonya biar loe percaya.
oke gue tau apa yang kalian pikirkan?! dan plise jangan komen soal jodoh gue!

Senin, 13 Juni 2016

Senja di pelantaran Masjid At-Tiin

Duduk termenung di halaman masjid attin. Rintikan air hujan dan tarian pepohonan yg mengikuti irama hembusan angin, membuat diri ini semakin jauh masuk kerelung hati terdalam.

Ada beberapa burung-burung kecil bermain di sekitar rumput-rumput yg di genangi air. Suaranya yg riang dapat membuat bibir ini perlahan tersenyum tanpa sadar. Sejenak terlupakan beban dalam pikiran.

Aku lupa, senja telah tiba! Yaaa ini adlah senja, di mana cahaya matahari akan berganti dengan sinar rembulan.
Sinar yg tampak lemah namun sanggup membuat beribu-ribu kenangan hadir kembali.

Sabtu, 11 Juni 2016

Biarkan Aku Bermimpi

Aku adalah apa yang aku pikirkan, kamu adalah apa yang kamu pikirkan, dan mereka adalah apa yang mereka pikirkan.
Aku bukan kamu, kamu bukan aku, kita bukan mereka, dan mereka bukan kita.
Satu dua tiga dan empat, kita bisa jika kita kompak.
Lihat mentari itu, ia tak akan cerah jika awan tidak mendukungnya. Lihat bulan itu, ia tidak akan menawan jika bintang tidak bersinar.
Angin malam yg berhembus akan terasa nikmat jika di temani secangkir kopi dan setoples biskuit.
Terlebih jika aku yang sendiri ini di temani kamu bidadari hati, sungguh itu anugrah tertinggi.
Hahahahhaaaa.. Mungkin aku menghayal, tapi biarlah toh Allah itu maha Besar.
Ketidak mungkinan akan menjadi sangat mungkin jika Allah sudah berkehendak.
Ia adalah sang khalik, sang penguasa hati dari setiap hamba-hambanya.
Maka tidaklah salah jika aku meminta hatimu kepada'Nya untuk menjalani sisah Hidupku di dunia sebelum menempuh perjalanan jauh menunju Akhirat :D

Rabu, 08 Juni 2016

Perjalanan tak Tergantikan

Dalam hidup kita akan slalu melakukan perjalanan, sesuatu yg kita lakukan akan berakibat untuk masa depan. Secara sadar atau tanpa sadar, semua itu akan menjadi cerita. Cerita indah yg akan di kenang di kemudian hari. Kita bisa tertawa karnanya kita pun bisa menagis di buatnya. Bahkan ia bisa membuat kita tertawa dan menangis secara bersamaan. Lucu bukan, itulah kekuatan sebuah kenangan.
Kadang banyak dari kita yang lupa bahwa dengan kita banyak membuat sebuah cerita akan banyak manusia yg akan belajar kepada perjalanan hidup kita. Sejarah-sejarah yg terjadi di jaman dulu pun itu adlah kisah nyata yg saat ini menjadi sebuah cerita.
Dan saat ini kita bisa memilih, hanya menjadi penikmat sejarah atau menjadi pelaku sejarah kelak.
Ada cerita dalam hidup gue yg ingin gue ceritakan kepada kalian.
Cerita tentang perjalanan gue menemukan cinta sejati gue. Mungkin sedikit lebay ini memang sperti inilah adanya.
Gue adlah seorang anak yg masih harus banyak belajar, gue terlahir dari keluarga yg sederhana. Di sinilah perjalan pertama gue di mulai dalam mencari jatidiri. Pergaulan dari yg berutal sampe yg alim udeh gue masukin, tp entah kenapa spertinya pergaulan yg baik-baik saja yg membuat gue terpikat dan nyaman berada di lingkungan itu. Mulailah gue menjadi pribadi yg biasa-biasa saja, bandel tidak baik pun tidak. Ngeroko mabok pacaran tidak, solat ngaji baca bukupun tidak. Yaaa netral-netral aja gue. Dan hanya satu bidang yg gue suka, yaitu berorganisasi. Dan pd akhir perjalanan gue, membuat gue terjebak yg membuat gue akhirnya memutuskan lingkungan sperti apa yg gue inginkan.
*tunngu cerita selanjutnya*